Pratama Hengki
Minggu, 29 Agustus 2010
the mhooro...
Kepada teman2 semua mari kita lihat tolonh anda lihat THE MHOORO di youtube video terheboh saat ini...
Sabtu, 28 Agustus 2010
bahan urang bocooooo
Jumat, 27 Agustus 2010
KASUS PENIPUAN DI PAINAN.
PAINAN — Untuk kesekian kalinya, penipuan dengan modus investasi janji bunga tinggi, memakan korban. Kali ini di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar. Ribuan nasabah harus gigit jari, lantaran bos perusahaan waralaba PT Bima Mola Montes (BMM), Alisa Hariyanti raib sejak Senin malam (2/8). Pelaku diduga menggondol miliaran rupiah dana nasabah.
Informasi yang didapat Padang Ekspres (grup JPNN) dari karyawan Alisa, bosnya itu sudah ta terlihat sejak Senin. “Kami kehilangan kontak sejak Selasa pagi. Katanya dia mau mencairkan dana ke salah satu Bank di kota Padang sejak Senin, menurut Alisa dana baru bisa dicairkan pada Selasa pagi,” terang salah seorang karyawan Alisa.
Mengetahui Alisa kabur, para nasabah emosi. Rumah serta tempat usaha perusahaan tersebut nyaris diamuk massa dan dijarah. Namun, tindakan anarkis mampu diredam jajaran Polres Pessel.
Berdasarkan keterangan sejumlah nasabah, usaha waralaba berkedok penjualan pulsa telekomunikasi dan alat telokomunikasi ini berjalan sejak tahun 2005 silam. Dan pada awal tahun 2010 lalu usaha ini berubah menjadi sebuah perusahaan dengan nama PT Bima Mola Montes (BMM). Selain itu, perusahaan ini menambah unit usaha pada penjualan mobil baru dan bekas di Kabupaten Pesisir Selatan.
Adapun sistem ataupun cara kerja mereka yakni nasabah menanamkan modalnya berupa uang tunai kepada pimpinan waralaba kemudian pihak perusahaan memberikan 10 persen hingga 50 persen per bulannya dari nominal modal yang ditanam. Bahkan, tersiar informasi keuntungan yang diberikan kepada nasabah lebih dari 50 persen,” katanya.
Yang paling menggiurkan para nasabah, nasabah bisa mendapatkan mobil baru dengan menanamkan investasi sebesar Rp 50 juta hingga Rp 100 juta tanpa adanya biaya angsuran setiap bulannya”.
Di awal-awal beroperasi, yakni 2005 silam, pembayaran keuntungan kepada nasabah berjalan lancar dan baik sesuai tanggal yang ditentukan setiap bulannya. Namun, sejak dua bulan terakhir menurut para nasabah penerimaan keuntungan sering tertunda dengan berbagai alasan.
Diposkan oleh Ayah dari : Alliya Syalsya Nofeta di 16
http://syalsya.blogspot.com/2010/08/kasus-penipuan-dikampung-tercinta-ku.html
Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Rosmita Rustam ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu. Menurutnya, sampai kini diperkirakan nasabah Yanti 800 orang. Mereka terdiri dari PNS di lingkup Pemkab Pessel, anggota Polri, masyarakat dan para ulama.
Informasi kaburnya pelaku baru diketahui sekitar dua hari lalu. Pada saat para nasabah beramai-ramai mendatangi tempat usaha dealer mobil Yanti di Sago, Painan. Setelah sebelumnya pelaku berdalih pergi umroh.
Tidak cukup itu saja, karena keberadaan pelaku tidak diketahui oleh siapapun nasabahnya (korban), maka aksi warga berlanjut sampai kepenjarahan rumah kontrakan pelaku di Perumnas Painan Rabu (4/8). Kini rumah tersebut sudah dipasang police line dan dijaga pihak kepolisian untuk menghindari aksi kemarahan warga.(04) Rabu, 04 2010 | 14:23:00 WIB.
“Berdasarkan kondisi geografis Pessel yang memanjang dari Utara ke Selatan menyebabkan daerah ini dengan mudah dimasuki oleh pendatang dari segala penjuru. Berbagai kegiatan yang mungkinnya akan merugikan warga setempat”.
Penipuan Modus Baru Dengan Mengatasnamakan Istri Dirjen Badilag
Jakarta | badilag.net (21/01) 2010
Dimuat oleh Hirpan Hilmi
Upaya penipuan dengan sasaran warga peradilan khususnya peradilan agama kembali marak terjadi. Modus yang paling baru, Pelaku Penipuan menghubungi Istri Ketua MSy.P Aceh /PTA dengan menggunakan telepon seluler dan mengaku sebagai Istri Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Ibu Wahyu Widiana), kemudian menyampaikan bahwa yang bersangkutan harus mengirimkan sejumlah uang kepada Istri Pejabat Mahkamah Agung, antara lain ditujukan kepada Ibu Harifin Tumpa, Istri Ketua Mahkamah Agung melalui rekeneing palsu dengan nomor tertentu.
Dengan mencatut istri pejabat dan dengan sasaran para istri pejabat di daerah, hal ini tergolong modus penipuan baru. Sebelumnya pelaku penipuan sering “mencatut” nama-nama pejabat Mahkamah Agung termasuk didalamnya pejabat di lingkungan peradilan agama, dengan sasaran para hakim, cakim, maupun pejabat lain di daerah terkait dengan penempatan, promosi dan mutasi.
Nama-nama pejabat yang sering dicatut tersebut adalah, Wakil Ketua MA Bidang Judisial, Wakil Ketua MA Bidang Non Judisial, Tuada Pembinaan, Karo Kepegawai MA RI, Dirjen Badilag, Sekretaris Ditjen Badilag serta Direktur Pembinaan Tenaga Teknis. Di penghujung tahun 2009, Penipu mengatasnamakan “Ajudan” Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Abdul Kadir Mappong dengan meminta sejumlah uang untuk kepentingan Wakil Ketua MA tersebut.
Kaitannya dengan beragam modus penipuan tersebut, Sekretaris Ditjen Badilag, Farid Ismail menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar, tidak bertanggungjawab dan merupakan sebuah upaya untuk mencemarkan nama baik seseorang.
“Kepada seluruh aparatur peradilan agama dihimbau untuk tidak mempercayai, tidak merespon dan menolak segala permintaan si Penipu” tegas Farid. (h2)
http://www.badilag.net/index.php?option=com_content&task=view&id=4169&Itemid=1
13:12 wib
Marak, Penipuan di Duri
Rabu, 10 Pebruari 2010
Ada-ada saja cara orang untuk memuluskan niatnya, bahkan sekalipun dengan cara menipu orang. Seperti yang terjadi di Duri belakangan ini, maraknya aksi penipuan dengan berbagai modus diterima warga Duri. Baik melalui telepon seluler maupun langsung berupa cek/ atau giro yang ditaruh dijalan supaya dikutip orang.
Salah satunya seperti yang dilaporkan salah seorang warga Kulim Umi (30), yang mendapatkan selembar cek dengan nilai yang tak tanggung-tanggung sebesar Rp 2,7 Milyar dalam sebuah amplop yang ditemukan anaknya di pinggir jalan. Cek tersebut dilampirkan bersama dengan sebentuk surat seperti sertifikat dan ada nomor telepon yang harus dihubungi penerimanya.
Korban yang curiga ini semacam bentuk penipuan langsung melaporkannya ke Polsek Mandau dengan membawa surat dan cek salah satu bank swasta terbesar tersebut.
Menurut penuturan korban Umi (30) dikantor polisi mengatakan cek berikut kertas surat itu didapat oleh anaknya Iman (11) dijalan raya Kulim Senin (8/2) sekira pukul 06.00 WIB. ‘’ Surat itu dibaca anak saya lalu dibawanya pulang kerumah, terus dikasihkannya ke saya,’’ ungkap korban.
Dikatakannya, semula dia percaya lalu mencoba menelepon nomor yang ada tertera disitu. Saat ditelepon masuk namun tidak diangkat. Curiga ini tidak benar apalagi dengan hadiah cek dengan jumlah sebesar itu, tidak percaya korban langsung melaporkannya ke Polsek Mandau. Saat diterima petugas disana, lalu mengatakan ini adalah penipuan, dan dikatakan petugas ini sudah yang ketiga termasuk yang dilaporkan ibu rumah tang-ga ini.
Kapolres Bengkalis AKBP Marudut Hutabarat saat dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kapolsek Mandau AKP Arief Fajar Satria SH Sik didampingi Kanit Reskrim Aiptu Indra Varenal, Senin (8/2) mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan pihaknya.
‘’ Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kita. Saat ini kita belum bisa memberikan keterangan,’’ ujarnya singkat. ***
http://pekanbarumx.net/content/view/1728/53/ 14:53wib.
WANITA PENIPU MILYARAN DI TANGKAP POLISI PEKANBARU
Jum'at, 21 Mei 2010
Penipu Miliaran Rupiah Ditangkap
21 Mai 2010
PEKANBARU (RP) - Tersangka kasus penipuan Rp1,485 miliar, Ad (27) warga Marpoyan Damai, Pekanbaru, Senin (17/5) malam berhasil diringkus pihak kepolisian. Perempuan tersebut ditangkap di Kabupaten Muaro Bungo Jambi sekitar pukul 20.00 WIB di rumah keluarganya.
Penangkapan ini berawal dari laporan tiga warga yang telah berhasil dikelabui tersangka yaitu Devi (35) sebanyak Rp760 juta warga Jalan Durian, Iyar (38) warga Panam sebanyak Rp130 juta, dan Ari Monaliza (27) warga Marpoyan Damai sebanyak Rp50 Juta.
Kapolsekta Sukajadi AKP Agus Setiawan SIK, saat dijumpai Riau Pos menjelaskan bahwa Ad berhasil diringkus setelah beberapa hari melakukan pengintaian, dan setelah mendengar ada informasi bahwa tersangka Ad tersebut melarikan diri ke rumah keluarganya di Muaro Bungo,
pihaknya melakukan pengejaran ke Muaro Bungo hingga akhirnya berhasil menangkap Ad.
Ketiga korban di atas merupakan korban yang membuat laporan ke Mapolsekta sukajadi. Namun korban penipuan tersangka diduga masih ada beberapa orang lagi korban yang tertipu namun belum melaporkan diri ke polisi. Bersama penangkapan tersangka, Mapolsekta Sukajadi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Avanza BM 1497 QS, dan beberapa lembar cek dari Bank Riau yang digunakan tersangka untuk mengelabui korbanya.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, dalam aksinya biasanya tersangka menggunakan modus menawarkan kepada orang yang memiliki dana untuk ikut menyumbang dalam proyek yang ditanganinya.
Setelah si korban menyumbangkan dana biasanya tersangka memberikan jaminan berupa sebuah mobil. Setelah beberapa bulan berikutnya, tersangka memberikan bunga berupa sejumlah uang kepada korbannya.
Namun terakhir, salah satu korbannya Iyar (34) menyadari bahwa dirinya ditipu setelah ada petugas dari rental mobil yang mengunjungi rumahnya dan menanyakan tentang mobil yang diberikan tersangka kepadanya. Dari situlah korban tahu bahwa dirinya telah tertipu, hingga akhirnya Iyar melaporkan kejadian ini ke Mapolsekta Sukajadi.
‘’Yang menjadi korban penipuan oleh Ad bukan hanya dari kalangan masyarakat umum saja namun salah seorang anggota kepolisian juga pernah dikelabui oleh tersangka. Dalam kasus ini tersangka dijerat dengan Pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman empat tahun penjara,’’ kata Agus.(*4/wws- ngutip : riau pos
http://www.komisikepolisianindonesia.com/main.php?page=kriminalitas&id=2208
Saran:
1. Perkembangan dalam dunia informasi tiap detik pasti berubah, untuk itu haruslah senantiasa mengupdate informasi biar tdk jadi korban penipuan
“Penipuan semakin sini semakin canggih saja, mereka putar otak untuk mencari mangsanya”
2. Kita sebagai warga Peradilan Agama jangan mudah kena bujuk rayu penipu, tetap hati-hati dan waspada terhadap modus operandi pera penipu yang kian hari kian maju. Ingak...ingak.. tetap waspada !!!
3. Yang penting kita warga Peradilan Agama harus ekstra hati-hati terhadap segala tipu muslihat dari seseorang yang ingin mendapatkan uang tanpa bekerja, jangan mudah kena bukuk rayu,
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, dr Mirsal Basyar M. Epid
KASUS PENIPUAN DI PAINAN.
PAINAN — Untuk kesekian kalinya, penipuan dengan modus investasi janji bunga tinggi, memakan korban. Kali ini di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar. Ribuan nasabah harus gigit jari, lantaran bos perusahaan waralaba PT Bima Mola Montes (BMM), Alisa Hariyanti raib sejak Senin malam (2/8). Pelaku diduga menggondol miliaran rupiah dana nasabah.
Informasi yang didapat Padang Ekspres (grup JPNN) dari karyawan Alisa, bosnya itu sudah ta terlihat sejak Senin. “Kami kehilangan kontak sejak Selasa pagi. Katanya dia mau mencairkan dana ke salah satu Bank di kota Padang sejak Senin, menurut Alisa dana baru bisa dicairkan pada Selasa pagi,” terang salah seorang karyawan Alisa.
Mengetahui Alisa kabur, para nasabah emosi. Rumah serta tempat usaha perusahaan tersebut nyaris diamuk massa dan dijarah. Namun, tindakan anarkis mampu diredam jajaran Polres Pessel.
Berdasarkan keterangan sejumlah nasabah, usaha waralaba berkedok penjualan pulsa telekomunikasi dan alat telokomunikasi ini berjalan sejak tahun 2005 silam. Dan pada awal tahun 2010 lalu usaha ini berubah menjadi sebuah perusahaan dengan nama PT Bima Mola Montes (BMM). Selain itu, perusahaan ini menambah unit usaha pada penjualan mobil baru dan bekas di Kabupaten Pesisir Selatan.
Adapun sistem ataupun cara kerja mereka yakni nasabah menanamkan modalnya berupa uang tunai kepada pimpinan waralaba kemudian pihak perusahaan memberikan 10 persen hingga 50 persen per bulannya dari nominal modal yang ditanam. Bahkan, tersiar informasi keuntungan yang diberikan kepada nasabah lebih dari 50 persen,” katanya.
Yang paling menggiurkan para nasabah, nasabah bisa mendapatkan mobil baru dengan menanamkan investasi sebesar Rp 50 juta hingga Rp 100 juta tanpa adanya biaya angsuran setiap bulannya”.
Di awal-awal beroperasi, yakni 2005 silam, pembayaran keuntungan kepada nasabah berjalan lancar dan baik sesuai tanggal yang ditentukan setiap bulannya. Namun, sejak dua bulan terakhir menurut para nasabah penerimaan keuntungan sering tertunda dengan berbagai alasan.
Diposkan oleh Ayah dari : Alliya Syalsya Nofeta di 16
http://syalsya.blogspot.com/2010/08/kasus-penipuan-dikampung-tercinta-ku.html
Kapolres Pesisir Selatan, AKBP Rosmita Rustam ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu. Menurutnya, sampai kini diperkirakan nasabah Yanti 800 orang. Mereka terdiri dari PNS di lingkup Pemkab Pessel, anggota Polri, masyarakat dan para ulama.
Informasi kaburnya pelaku baru diketahui sekitar dua hari lalu. Pada saat para nasabah beramai-ramai mendatangi tempat usaha dealer mobil Yanti di Sago, Painan. Setelah sebelumnya pelaku berdalih pergi umroh.
Tidak cukup itu saja, karena keberadaan pelaku tidak diketahui oleh siapapun nasabahnya (korban), maka aksi warga berlanjut sampai kepenjarahan rumah kontrakan pelaku di Perumnas Painan Rabu (4/8). Kini rumah tersebut sudah dipasang police line dan dijaga pihak kepolisian untuk menghindari aksi kemarahan warga.(04) Rabu, 04 2010 | 14:23:00 WIB.
“Berdasarkan kondisi geografis Pessel yang memanjang dari Utara ke Selatan menyebabkan daerah ini dengan mudah dimasuki oleh pendatang dari segala penjuru. Berbagai kegiatan yang mungkinnya akan merugikan warga setempat”.
Penipuan Modus Baru Dengan Mengatasnamakan Istri Dirjen Badilag
Jakarta | badilag.net (21/01) 2010
Dimuat oleh Hirpan Hilmi
Upaya penipuan dengan sasaran warga peradilan khususnya peradilan agama kembali marak terjadi. Modus yang paling baru, Pelaku Penipuan menghubungi Istri Ketua MSy.P Aceh /PTA dengan menggunakan telepon seluler dan mengaku sebagai Istri Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Ibu Wahyu Widiana), kemudian menyampaikan bahwa yang bersangkutan harus mengirimkan sejumlah uang kepada Istri Pejabat Mahkamah Agung, antara lain ditujukan kepada Ibu Harifin Tumpa, Istri Ketua Mahkamah Agung melalui rekeneing palsu dengan nomor tertentu.
Dengan mencatut istri pejabat dan dengan sasaran para istri pejabat di daerah, hal ini tergolong modus penipuan baru. Sebelumnya pelaku penipuan sering “mencatut” nama-nama pejabat Mahkamah Agung termasuk didalamnya pejabat di lingkungan peradilan agama, dengan sasaran para hakim, cakim, maupun pejabat lain di daerah terkait dengan penempatan, promosi dan mutasi.
Nama-nama pejabat yang sering dicatut tersebut adalah, Wakil Ketua MA Bidang Judisial, Wakil Ketua MA Bidang Non Judisial, Tuada Pembinaan, Karo Kepegawai MA RI, Dirjen Badilag, Sekretaris Ditjen Badilag serta Direktur Pembinaan Tenaga Teknis. Di penghujung tahun 2009, Penipu mengatasnamakan “Ajudan” Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Abdul Kadir Mappong dengan meminta sejumlah uang untuk kepentingan Wakil Ketua MA tersebut.
Kaitannya dengan beragam modus penipuan tersebut, Sekretaris Ditjen Badilag, Farid Ismail menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar, tidak bertanggungjawab dan merupakan sebuah upaya untuk mencemarkan nama baik seseorang.
“Kepada seluruh aparatur peradilan agama dihimbau untuk tidak mempercayai, tidak merespon dan menolak segala permintaan si Penipu” tegas Farid. (h2)
http://www.badilag.net/index.php?option=com_content&task=view&id=4169&Itemid=1
13:12 wib
Marak, Penipuan di Duri
Rabu, 10 Pebruari 2010
Ada-ada saja cara orang untuk memuluskan niatnya, bahkan sekalipun dengan cara menipu orang. Seperti yang terjadi di Duri belakangan ini, maraknya aksi penipuan dengan berbagai modus diterima warga Duri. Baik melalui telepon seluler maupun langsung berupa cek/ atau giro yang ditaruh dijalan supaya dikutip orang.
Salah satunya seperti yang dilaporkan salah seorang warga Kulim Umi (30), yang mendapatkan selembar cek dengan nilai yang tak tanggung-tanggung sebesar Rp 2,7 Milyar dalam sebuah amplop yang ditemukan anaknya di pinggir jalan. Cek tersebut dilampirkan bersama dengan sebentuk surat seperti sertifikat dan ada nomor telepon yang harus dihubungi penerimanya.
Korban yang curiga ini semacam bentuk penipuan langsung melaporkannya ke Polsek Mandau dengan membawa surat dan cek salah satu bank swasta terbesar tersebut.
Menurut penuturan korban Umi (30) dikantor polisi mengatakan cek berikut kertas surat itu didapat oleh anaknya Iman (11) dijalan raya Kulim Senin (8/2) sekira pukul 06.00 WIB. ‘’ Surat itu dibaca anak saya lalu dibawanya pulang kerumah, terus dikasihkannya ke saya,’’ ungkap korban.
Dikatakannya, semula dia percaya lalu mencoba menelepon nomor yang ada tertera disitu. Saat ditelepon masuk namun tidak diangkat. Curiga ini tidak benar apalagi dengan hadiah cek dengan jumlah sebesar itu, tidak percaya korban langsung melaporkannya ke Polsek Mandau. Saat diterima petugas disana, lalu mengatakan ini adalah penipuan, dan dikatakan petugas ini sudah yang ketiga termasuk yang dilaporkan ibu rumah tang-ga ini.
Kapolres Bengkalis AKBP Marudut Hutabarat saat dikonfirmasi Pekanbaru MX melalui Kapolsek Mandau AKP Arief Fajar Satria SH Sik didampingi Kanit Reskrim Aiptu Indra Varenal, Senin (8/2) mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan pihaknya.
‘’ Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kita. Saat ini kita belum bisa memberikan keterangan,’’ ujarnya singkat. ***
http://pekanbarumx.net/content/view/1728/53/ 14:53wib.
WANITA PENIPU MILYARAN DI TANGKAP POLISI PEKANBARU
Jum'at, 21 Mei 2010
Penipu Miliaran Rupiah Ditangkap
21 Mai 2010
PEKANBARU (RP) - Tersangka kasus penipuan Rp1,485 miliar, Ad (27) warga Marpoyan Damai, Pekanbaru, Senin (17/5) malam berhasil diringkus pihak kepolisian. Perempuan tersebut ditangkap di Kabupaten Muaro Bungo Jambi sekitar pukul 20.00 WIB di rumah keluarganya.
Penangkapan ini berawal dari laporan tiga warga yang telah berhasil dikelabui tersangka yaitu Devi (35) sebanyak Rp760 juta warga Jalan Durian, Iyar (38) warga Panam sebanyak Rp130 juta, dan Ari Monaliza (27) warga Marpoyan Damai sebanyak Rp50 Juta.
Kapolsekta Sukajadi AKP Agus Setiawan SIK, saat dijumpai Riau Pos menjelaskan bahwa Ad berhasil diringkus setelah beberapa hari melakukan pengintaian, dan setelah mendengar ada informasi bahwa tersangka Ad tersebut melarikan diri ke rumah keluarganya di Muaro Bungo,
pihaknya melakukan pengejaran ke Muaro Bungo hingga akhirnya berhasil menangkap Ad.
Ketiga korban di atas merupakan korban yang membuat laporan ke Mapolsekta sukajadi. Namun korban penipuan tersangka diduga masih ada beberapa orang lagi korban yang tertipu namun belum melaporkan diri ke polisi. Bersama penangkapan tersangka, Mapolsekta Sukajadi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Avanza BM 1497 QS, dan beberapa lembar cek dari Bank Riau yang digunakan tersangka untuk mengelabui korbanya.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, dalam aksinya biasanya tersangka menggunakan modus menawarkan kepada orang yang memiliki dana untuk ikut menyumbang dalam proyek yang ditanganinya.
Setelah si korban menyumbangkan dana biasanya tersangka memberikan jaminan berupa sebuah mobil. Setelah beberapa bulan berikutnya, tersangka memberikan bunga berupa sejumlah uang kepada korbannya.
Namun terakhir, salah satu korbannya Iyar (34) menyadari bahwa dirinya ditipu setelah ada petugas dari rental mobil yang mengunjungi rumahnya dan menanyakan tentang mobil yang diberikan tersangka kepadanya. Dari situlah korban tahu bahwa dirinya telah tertipu, hingga akhirnya Iyar melaporkan kejadian ini ke Mapolsekta Sukajadi.
‘’Yang menjadi korban penipuan oleh Ad bukan hanya dari kalangan masyarakat umum saja namun salah seorang anggota kepolisian juga pernah dikelabui oleh tersangka. Dalam kasus ini tersangka dijerat dengan Pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman empat tahun penjara,’’ kata Agus.(*4/wws- ngutip : riau pos
http://www.komisikepolisianindonesia.com/main.php?page=kriminalitas&id=2208
Saran:
1. Perkembangan dalam dunia informasi tiap detik pasti berubah, untuk itu haruslah senantiasa mengupdate informasi biar tdk jadi korban penipuan
“Penipuan semakin sini semakin canggih saja, mereka putar otak untuk mencari mangsanya”
2. Kita sebagai warga Peradilan Agama jangan mudah kena bujuk rayu penipu, tetap hati-hati dan waspada terhadap modus operandi pera penipu yang kian hari kian maju. Ingak...ingak.. tetap waspada !!!
3. Yang penting kita warga Peradilan Agama harus ekstra hati-hati terhadap segala tipu muslihat dari seseorang yang ingin mendapatkan uang tanpa bekerja, jangan mudah kena bukuk rayu,
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, dr Mirsal Basyar M. Epid
Jumat, 27 Agustus 2010
Macam-macam cara belajar
Dalam buku Quantum Learning dipaparkan 3 modalitas belajar seseorang yaitu : “modalitas visual, auditori atau kinestetik (V-A-K). Walaupun masing2 dari kita belajar dengan menggunakan ketiga modalitas ini pada tahapan tertentu, kebanyakan orang lebih cenderung pada salah satu di antara ketiganya”.
Lihat diri anda termasuk yg mana dan lihat cara belajarnya di bawah ini
1. Visual (belajar dengan cara melihat)
Lirikan keatas bila berbicara, berbicara dengan cepat. Bagi siswa yang bergaya belajar visual, yang memegang peranan penting adalah mata / penglihatan ( visual ), dalam hal ini metode pengajaran yang digunakan guru sebaiknya lebih banyak / dititikberatkan pada peragaan / media, ajak mereka ke obyek-obyek yang berkaitan dengan pelajaran tersebut, atau dengan cara menunjukkan alat peraganya langsung pada siswa atau menggambarkannya di papan tulis. Anak yang mempunyai gaya belajar visual harus melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya untuk mengerti materi pelajaran. Mereka cenderung untuk duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas. Mereka berpikir menggunakan gambar-gambar di otak mereka dan belajar lebih cepat dengan menggunakan tampilan-tampilan visual, seperti diagram, buku pelajaran bergambar, dan video. Di dalam kelas, anak visual lebih suka mencatat sampai detil-detilnya untuk mendapatkan informasi.
Ciri-ciri gaya belajar visual :
² Bicara agak cepat
² Mementingkan penampilan dalam berpakaian/presentasi
² Tidak mudah terganggu oleh keributan
² Mengingat yang dilihat, dari pada yang didengar
² Lebih suka membaca dari pada dibacakan
² Pembaca cepat dan tekun
² Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tapi tidak pandai memilih kata-kata
² Lebih suka melakukan demonstrasi dari pada pidato
² Lebih suka musik dari pada seni
² Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulanginya
Strategi untuk mempermudah proses belajar anak visual :
1. Gunakan materi visual seperti, gambar-gambar, diagram dan peta.
2. Gunakan warna untuk menghilite hal-hal penting.
3. Ajak anak untuk membaca buku-buku berilustrasi.
4. Gunakan multi-media (contohnya: komputer dan video).
5. Ajak anak untuk mencoba mengilustrasikan ide-idenya ke dalam gambar.
2. Auditori (belajar dengan cara mendengar)
Lirikan kekiri/kekanan mendatar bila berbicara, berbicara sedang2 saja. Siswa yang bertipe auditori mengandalkan kesuksesan belajarnya melalui telinga ( alat pendengarannya ), untuk itu maka guru sebaiknya harus memperhatikan siswanya hingga ke alat pendengarannya. Anak yang mempunyai gaya belajar auditori dapat belajar lebih cepat dengan menggunakan diskusi verbal dan mendengarkan apa yang guru katakan. Anak auditori dapat mencerna makna yang disampaikan melalui tone suara, pitch (tinggi rendahnya), kecepatan berbicara dan hal-hal auditori lainnya. Informasi tertulis terkadang mempunyai makna yang minim bagi anak auditori mendengarkannya. Anak-anak seperi ini biasanya dapat menghafal lebih cepat dengan membaca teks dengan keras dan mendengarkan kaset.
Ciri-ciri gaya belajar auditori :
² Saat bekerja suka bicaa kepada diri sendiri
² Penampilan rapi
² Mudah terganggu oleh keributan
² Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan dari pada yang dilihat
² Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
² Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca
² Biasanya ia pembicara yang fasih
² Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya
² Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
² Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan Visual
² Berbicara dalam irama yang terpola
² Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, berirama dan warna suara
Strategi untuk mempermudah proses belajar anak auditori :
1. Ajak anak untuk ikut berpartisipasi dalam diskusi baik di dalam kelas maupun di dalam keluarga.
2. Dorong anak untuk membaca materi pelajaran dengan keras.
3. Gunakan musik untuk mengajarkan anak.
4. Diskusikan ide dengan anak secara verbal.
5. Biarkan anak merekam materi pelajarannya ke dalam kaset dan dorong dia untuk mendengarkannya sebelum tidur.
3. Kinestetik (belajar dengan cara bergerak, bekerja dan menyentuh)
Lirikan kebawah bila berbicara, berbicara lebih lambat. Anak yang mempunyai gaya belajar kinestetik belajar melalui bergerak, menyentuh, dan melakukan. Anak seperti ini sulit untuk duduk diam berjam-jam karena keinginan mereka untuk beraktifitas dan eksplorasi sangatlah kuat. Siswa yang bergaya belajar ini belajarnya melalui gerak dan sentuhan.
Ciri-ciri gaya belajar kinestetik :
² Berbicara perlahan
² Penampilan rapi
² Tidak terlalu mudah terganggu dengan situasi keributan
² Belajar melalui memanipulasi dan praktek
² Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
² Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika membaca
² Merasa kesulitan untuk menulis tetapi hebat dalam bercerita
² Menyukai buku-buku dan mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca
² Menyukai permainan yang menyibukkan
² Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang pernah berada di tempat itu
² Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi
Strategi untuk mempermudah proses belajar anak kinestetik:
1. Jangan paksakan anak untuk belajar sampai berjam-jam.
2. Ajak anak untuk belajar sambil mengeksplorasi lingkungannya (contohnya: ajak dia baca sambil bersepeda, gunakan obyek sesungguhnya untuk belajar konsep baru).
3. Izinkan anak untuk mengunyah permen karet pada saat belajar.
4. Gunakan warna terang untuk menghilite hal-hal penting dalam bacaan.
5. Izinkan anak untuk belajar sambil mendengarkan musik.
Gaya belajar dapat menentukan prestasi belajar anak. Jika diberikan strategi yang sesuai dengan gaya belajarnya, anak dapat berkembang dengan lebih baik. Gaya belajar otomatis tergantung dari orang yang belajar. Artinya, setiap orang mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda. Bagaimana dengan gaya belajar Anda?
Lihat diri anda termasuk yg mana dan lihat cara belajarnya di bawah ini
1. Visual (belajar dengan cara melihat)
Lirikan keatas bila berbicara, berbicara dengan cepat. Bagi siswa yang bergaya belajar visual, yang memegang peranan penting adalah mata / penglihatan ( visual ), dalam hal ini metode pengajaran yang digunakan guru sebaiknya lebih banyak / dititikberatkan pada peragaan / media, ajak mereka ke obyek-obyek yang berkaitan dengan pelajaran tersebut, atau dengan cara menunjukkan alat peraganya langsung pada siswa atau menggambarkannya di papan tulis. Anak yang mempunyai gaya belajar visual harus melihat bahasa tubuh dan ekspresi muka gurunya untuk mengerti materi pelajaran. Mereka cenderung untuk duduk di depan agar dapat melihat dengan jelas. Mereka berpikir menggunakan gambar-gambar di otak mereka dan belajar lebih cepat dengan menggunakan tampilan-tampilan visual, seperti diagram, buku pelajaran bergambar, dan video. Di dalam kelas, anak visual lebih suka mencatat sampai detil-detilnya untuk mendapatkan informasi.
Ciri-ciri gaya belajar visual :
² Bicara agak cepat
² Mementingkan penampilan dalam berpakaian/presentasi
² Tidak mudah terganggu oleh keributan
² Mengingat yang dilihat, dari pada yang didengar
² Lebih suka membaca dari pada dibacakan
² Pembaca cepat dan tekun
² Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tapi tidak pandai memilih kata-kata
² Lebih suka melakukan demonstrasi dari pada pidato
² Lebih suka musik dari pada seni
² Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulanginya
Strategi untuk mempermudah proses belajar anak visual :
1. Gunakan materi visual seperti, gambar-gambar, diagram dan peta.
2. Gunakan warna untuk menghilite hal-hal penting.
3. Ajak anak untuk membaca buku-buku berilustrasi.
4. Gunakan multi-media (contohnya: komputer dan video).
5. Ajak anak untuk mencoba mengilustrasikan ide-idenya ke dalam gambar.
2. Auditori (belajar dengan cara mendengar)
Lirikan kekiri/kekanan mendatar bila berbicara, berbicara sedang2 saja. Siswa yang bertipe auditori mengandalkan kesuksesan belajarnya melalui telinga ( alat pendengarannya ), untuk itu maka guru sebaiknya harus memperhatikan siswanya hingga ke alat pendengarannya. Anak yang mempunyai gaya belajar auditori dapat belajar lebih cepat dengan menggunakan diskusi verbal dan mendengarkan apa yang guru katakan. Anak auditori dapat mencerna makna yang disampaikan melalui tone suara, pitch (tinggi rendahnya), kecepatan berbicara dan hal-hal auditori lainnya. Informasi tertulis terkadang mempunyai makna yang minim bagi anak auditori mendengarkannya. Anak-anak seperi ini biasanya dapat menghafal lebih cepat dengan membaca teks dengan keras dan mendengarkan kaset.
Ciri-ciri gaya belajar auditori :
² Saat bekerja suka bicaa kepada diri sendiri
² Penampilan rapi
² Mudah terganggu oleh keributan
² Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan dari pada yang dilihat
² Senang membaca dengan keras dan mendengarkan
² Menggerakkan bibir mereka dan mengucapkan tulisan di buku ketika membaca
² Biasanya ia pembicara yang fasih
² Lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya
² Lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik
² Mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan Visual
² Berbicara dalam irama yang terpola
² Dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, berirama dan warna suara
Strategi untuk mempermudah proses belajar anak auditori :
1. Ajak anak untuk ikut berpartisipasi dalam diskusi baik di dalam kelas maupun di dalam keluarga.
2. Dorong anak untuk membaca materi pelajaran dengan keras.
3. Gunakan musik untuk mengajarkan anak.
4. Diskusikan ide dengan anak secara verbal.
5. Biarkan anak merekam materi pelajarannya ke dalam kaset dan dorong dia untuk mendengarkannya sebelum tidur.
3. Kinestetik (belajar dengan cara bergerak, bekerja dan menyentuh)
Lirikan kebawah bila berbicara, berbicara lebih lambat. Anak yang mempunyai gaya belajar kinestetik belajar melalui bergerak, menyentuh, dan melakukan. Anak seperti ini sulit untuk duduk diam berjam-jam karena keinginan mereka untuk beraktifitas dan eksplorasi sangatlah kuat. Siswa yang bergaya belajar ini belajarnya melalui gerak dan sentuhan.
Ciri-ciri gaya belajar kinestetik :
² Berbicara perlahan
² Penampilan rapi
² Tidak terlalu mudah terganggu dengan situasi keributan
² Belajar melalui memanipulasi dan praktek
² Menghafal dengan cara berjalan dan melihat
² Menggunakan jari sebagai petunjuk ketika membaca
² Merasa kesulitan untuk menulis tetapi hebat dalam bercerita
² Menyukai buku-buku dan mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca
² Menyukai permainan yang menyibukkan
² Tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang pernah berada di tempat itu
² Menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi
Strategi untuk mempermudah proses belajar anak kinestetik:
1. Jangan paksakan anak untuk belajar sampai berjam-jam.
2. Ajak anak untuk belajar sambil mengeksplorasi lingkungannya (contohnya: ajak dia baca sambil bersepeda, gunakan obyek sesungguhnya untuk belajar konsep baru).
3. Izinkan anak untuk mengunyah permen karet pada saat belajar.
4. Gunakan warna terang untuk menghilite hal-hal penting dalam bacaan.
5. Izinkan anak untuk belajar sambil mendengarkan musik.
Gaya belajar dapat menentukan prestasi belajar anak. Jika diberikan strategi yang sesuai dengan gaya belajarnya, anak dapat berkembang dengan lebih baik. Gaya belajar otomatis tergantung dari orang yang belajar. Artinya, setiap orang mempunyai gaya belajar yang berbeda-beda. Bagaimana dengan gaya belajar Anda?
KASUS PENIPUAN DI PAINAN.
PAINAN — Untuk kesekian kalinya, penipuan dengan modus investasi janji bunga tinggi, memakan korban. Kali ini di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar. Ribuan nasabah harus gigit jari, lantaran bos perusahaan waralaba PT Bima Mola Montes (BMM), Alisa Hariyanti raib sejak Senin malam (2/8). Pelaku diduga menggondol miliaran rupiah dana nasabah.
Informasi yang didapat Padang Ekspres (grup JPNN) dari karyawan Alisa, bosnya itu sudah ta terlihat sejak Senin. “Kami kehilangan kontak sejak Selasa pagi. Katanya dia mau mencairkan dana ke salah satu Bank di kota Padang sejak Senin, menurut Alisa dana baru bisa dicairkan pada Selasa pagi,” terang salah seorang karyawan Alisa.
Mengetahui Alisa kabur, para nasabah emosi. Rumah serta tempat usaha perusahaan tersebut nyaris diamuk massa dan dijarah. Namun, tindakan anarkis mampu diredam jajaran Polres Pessel.
Berdasarkan keterangan sejumlah nasabah, usaha waralaba berkedok penjualan pulsa telekomunikasi dan alat telokomunikasi ini berjalan sejak tahun 2005 silam. Dan pada awal tahun 2010 lalu usaha ini berubah menjadi sebuah perusahaan dengan nama PT Bima Mola Montes (BMM). Selain itu, perusahaan ini menambah unit usaha pada penjualan mobil baru dan bekas di Kabupaten Pesisir Selatan.
Adapun sistem ataupun cara kerja mereka yakni nasabah menanamkan modalnya berupa uang tunai kepada pimpinan waralaba kemudian pihak perusahaan memberikan 10 persen hingga 50 persen per bulannya dari nominal modal yang ditanam. Bahkan, tersiar informasi keuntungan yang diberikan kepada nasabah lebih dari 50 persen,” katanya.
Yang paling menggiurkan para nasabah, nasabah bisa mendapatkan mobil baru dengan menanamkan investasi sebesar Rp 50 juta hingga Rp 100 juta tanpa adanya biaya angsuran setiap bulannya”.
Di awal-awal beroperasi, yakni 2005 silam, pembayaran keuntungan kepada nasabah berjalan lancar dan baik sesuai tanggal yang ditentukan setiap bulannya. Namun, sejak dua bulan terakhir menurut para nasabah penerimaan keuntungan sering tertunda dengan berbagai alasan.
Diposkan oleh Ayah dari : Alliya Syalsya Nofeta di 16
http://syalsya.blogspot.com/2010/08/kasus-penipuan-dikampung-tercinta-ku.html
PAINAN — Untuk kesekian kalinya, penipuan dengan modus investasi janji bunga tinggi, memakan korban. Kali ini di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar. Ribuan nasabah harus gigit jari, lantaran bos perusahaan waralaba PT Bima Mola Montes (BMM), Alisa Hariyanti raib sejak Senin malam (2/8). Pelaku diduga menggondol miliaran rupiah dana nasabah.
Informasi yang didapat Padang Ekspres (grup JPNN) dari karyawan Alisa, bosnya itu sudah ta terlihat sejak Senin. “Kami kehilangan kontak sejak Selasa pagi. Katanya dia mau mencairkan dana ke salah satu Bank di kota Padang sejak Senin, menurut Alisa dana baru bisa dicairkan pada Selasa pagi,” terang salah seorang karyawan Alisa.
Mengetahui Alisa kabur, para nasabah emosi. Rumah serta tempat usaha perusahaan tersebut nyaris diamuk massa dan dijarah. Namun, tindakan anarkis mampu diredam jajaran Polres Pessel.
Berdasarkan keterangan sejumlah nasabah, usaha waralaba berkedok penjualan pulsa telekomunikasi dan alat telokomunikasi ini berjalan sejak tahun 2005 silam. Dan pada awal tahun 2010 lalu usaha ini berubah menjadi sebuah perusahaan dengan nama PT Bima Mola Montes (BMM). Selain itu, perusahaan ini menambah unit usaha pada penjualan mobil baru dan bekas di Kabupaten Pesisir Selatan.
Adapun sistem ataupun cara kerja mereka yakni nasabah menanamkan modalnya berupa uang tunai kepada pimpinan waralaba kemudian pihak perusahaan memberikan 10 persen hingga 50 persen per bulannya dari nominal modal yang ditanam. Bahkan, tersiar informasi keuntungan yang diberikan kepada nasabah lebih dari 50 persen,” katanya.
Yang paling menggiurkan para nasabah, nasabah bisa mendapatkan mobil baru dengan menanamkan investasi sebesar Rp 50 juta hingga Rp 100 juta tanpa adanya biaya angsuran setiap bulannya”.
Di awal-awal beroperasi, yakni 2005 silam, pembayaran keuntungan kepada nasabah berjalan lancar dan baik sesuai tanggal yang ditentukan setiap bulannya. Namun, sejak dua bulan terakhir menurut para nasabah penerimaan keuntungan sering tertunda dengan berbagai alasan.
Diposkan oleh Ayah dari : Alliya Syalsya Nofeta di 16
http://syalsya.blogspot.com/2010/08/kasus-penipuan-dikampung-tercinta-ku.html
Minggu, 22 Agustus 2010
kord lagu andalan
intro
A G D D 2x
fm E D 2x
A E/g fm E
Cinta Yang Tulus Di Dalam Hatiku
Bm E
Tlah Bersemi Karenamu
A E/g fm E
Hati Yang Suram Kini Tiada Lagi
Bm E
Tlah Bersinar Karenamu
A D 2x
A E/g fm E
Biarkan Hujan Membasahi Bumi
Bm E
Atau Bulan Yang Tiada Berseri
A E/g fm E
Namun Jgn Kau Biarkan Cintaku
Bm E
Yang Tulus Suci Hanya Padamu
A E/g fm E
Semua Yang Ada Padamu Ohh
D G
Membuat Diriku Tiada Berdaya
A D A D
Hanyalah Bagimu Untukmu Tuhanku
A E
Seluruh Hidupku
A E/g fm E
Semua Yang Ada Padamu Ohh
D G
Membuat Diriku Tiada Berdaya
fm f E D
Hanyalah Bagimu Untukmu Tuhanku
A E
Seluruh Hidup dan Cintaku
intro fm C 2x fm Bm A C
A G fm E D Cm C
G D/f Em D
Cinta Yang Tulus Di Dalam Hatiku
C Bm Am
Tlah Bersemi Karenamu
G D/f Em D
Hati Yang Suram Kini Tiada Lagi
C Bm Am
Tlah Bersinar Karenamu
Ending A G D D 2x A
gudanglagu.com Free Download Lagu Gito Rollies ft. Gigi Cinta Yang Tulus MP3 Lirik 4shared Gratis Chord Video Album
A G D D 2x
fm E D 2x
A E/g fm E
Cinta Yang Tulus Di Dalam Hatiku
Bm E
Tlah Bersemi Karenamu
A E/g fm E
Hati Yang Suram Kini Tiada Lagi
Bm E
Tlah Bersinar Karenamu
A D 2x
A E/g fm E
Biarkan Hujan Membasahi Bumi
Bm E
Atau Bulan Yang Tiada Berseri
A E/g fm E
Namun Jgn Kau Biarkan Cintaku
Bm E
Yang Tulus Suci Hanya Padamu
A E/g fm E
Semua Yang Ada Padamu Ohh
D G
Membuat Diriku Tiada Berdaya
A D A D
Hanyalah Bagimu Untukmu Tuhanku
A E
Seluruh Hidupku
A E/g fm E
Semua Yang Ada Padamu Ohh
D G
Membuat Diriku Tiada Berdaya
fm f E D
Hanyalah Bagimu Untukmu Tuhanku
A E
Seluruh Hidup dan Cintaku
intro fm C 2x fm Bm A C
A G fm E D Cm C
G D/f Em D
Cinta Yang Tulus Di Dalam Hatiku
C Bm Am
Tlah Bersemi Karenamu
G D/f Em D
Hati Yang Suram Kini Tiada Lagi
C Bm Am
Tlah Bersinar Karenamu
Ending A G D D 2x A
gudanglagu.com Free Download Lagu Gito Rollies ft. Gigi Cinta Yang Tulus MP3 Lirik 4shared Gratis Chord Video Album
Sabtu, 07 Agustus 2010
I Want To Hold Your Hand
Lennon/McCartney
| 1962 |
| C | G | Am | Em | |
| Oh, yeah, | I'll tell you | something, | I think you'll under- | stand, |
| C | G | Am | E | |
| When | I say that | something: | I want to hold your | hand! |
| F | G7 | C | Am | |
| I want to | hold your | ha- | -nd! |
| F | G7 | C | |
| I want to | hold your | hand! |
| C | G | Am | Em | |
| Oh-oh, | please, say to | me, | you'll let me be your | man, |
| C | G | Am | E | |
| And | please, say to | me, | you'll let me hold your | hand. |
| F | G7 | C | Am | |
| Now let me | hold your | ha- | -nd, |
| F | G7 | C | |
| I want to | hold your | hand! |
| Dm | G | C | Am | |
| And when I | touch you I feel | happy in- | side, |
| Dm | G | C | G | |
| It's such a | feeling that my | love I can't | hide, |
| F | G | |
| I can't | hide, |
| F | G | G7 | |
| I can't | hide. . . |
| C | G | Am | Em | |
| Ye--ah | you, got that | something, | I think you'll under- | stand. |
| C | G | Am | Em | |
| Whe-en | I feel that | something, | I want to hold your | hand! |
| F | G7 | C | Am | |
| I want to | hold your | ha- | -nd! |
| F | G | C | |
| I want to | hold your | hand! |
German words the Beatles sung 1962
Langganan:
Postingan (Atom)